Tutorial Membuat Grafik pada Matlab
Sebelumnya kita sudah membahas mengenai Operasi Matrik pada
matlab, nah kali ini kita akan membahas tentang tutorial membuat grafik dengan
mengunakan matlab. Matlab mempunyai bermacam‐macam fungsi untuk menampilkan
grafik, dimana setiap fungsi memiliki perbedaan dalam menskalakan garis sumbu.
Setiap menerima inputan dalam bentuk vector atau matriks, matlab akan
menskalakan secara otomatis. Nah sekarang kita mulai tutorial membuat grafik
dengan mengunakan matlab yang pertama yaitu :
- GAMBAR PLOT 2 DIMENSI
Fungsi plot digunakan untuk menggambar grafik 2D dengan
skala linear pada kedua sumbunya.
Contoh:
>> x=-10:10;
>> y=x.^2;
>> plot(x,y)
Hasilnya akan tampak sebagai berikut:
Contoh:
>> x=-10:10;
>> y=x.^2;
>> plot(x,y)
Hasilnya akan tampak sebagai berikut:
- GAMBAR PLOT 3 DIMENSI
Fungsi plot3 digunakan untuk menampilkan grafik 3 dimensi.
Plot3 memerlukan 3 argumen dengan bentuk plot3(x,y,z), dimana x, y, z merupakan
3 bagian vector yang sama panjang.
Contoh:
>> t=0:pi/100:10*pi;
>> plot3(sin(2*t), cos(2*t), t)
Hasilnya akan tampak sebagai berikut:
Contoh:
>> t=0:pi/100:10*pi;
>> plot3(sin(2*t), cos(2*t), t)
Hasilnya akan tampak sebagai berikut:
- FUNGSI BAR
Fungsi bar digunakan untuk menampilkan data yang berbentuk
vector maupun matriks. grafIk bar digunakan untuk menampilkan sekumpulan data
selama kurun waktu terentu dan cocok untuk menampilkan data dalam bentuk
diskrit.
Contoh:
>> t=[10 30 21 52; 34 67 12 23; 90, 23, 45, 26; 58 94 30 20];
>> bar(t)
>> grid on
Hasilnya akan tampak sebagai berikut:
Contoh:
>> t=[10 30 21 52; 34 67 12 23; 90, 23, 45, 26; 58 94 30 20];
>> bar(t)
>> grid on
Hasilnya akan tampak sebagai berikut:
Matlab juga menyediakan dalam bentuk 3 dimensi, yaitu bar3. Missal grafik diatas disajikan dalam bar3, maka kita ketik perintah berikut:
>>bar3
Hasilnya akan tampak sebagai berikut:
- FUNGSI PIE
Fungsi pie digunakan untuk menampilkan data secara
prosentase, dimana setiap elemen data akan dibandingkan dengan penjumlahan
seluruh data yang ada. Grafik pie dapat disajikan dalam bentuk 2 dimensi maupun
3 dimensi.
Contoh:
>> x=[10 20 45 25];
>> pie(x, {'A', 'B', 'C', 'D') 􀃆 pie 2 dimensi
>> pie3(x, {'A', 'B', 'C', 'D') 􀃆 pie 3 dimensi
Perintah diatas akan menghasilkan gambar sebagai berikut:
Contoh:
>> x=[10 20 45 25];
>> pie(x, {'A', 'B', 'C', 'D') 􀃆 pie 2 dimensi
>> pie3(x, {'A', 'B', 'C', 'D') 􀃆 pie 3 dimensi
Perintah diatas akan menghasilkan gambar sebagai berikut:
- STEM
Fungsi stem cocok digunakan untuk menampilkan data dalam
bentuk diskrit.
Contoh:
>> x=1:10;
>> y=rand(1,10);
>> stem(x,y)
Contoh:
>> x=1:10;
>> y=rand(1,10);
>> stem(x,y)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar