Tutorial
Operasi Matrik pada Matlab
Penggunaan Matlab meliputi :
·
Matematika dan komputansi
·
Pembentukan algoritma
·
Akusisi data
·
Pembuatan simulasi dan pembuatan prototype
·
Analisa data, explorasi dan visualisasi
·
Grafik keilmuan dan bidang rekayasa
Nah
kebetulan kali ini saya akan membahas mengenai Matematika dan komputansi,
mungkin lebih tepatnya kita akan membahas mengenai Operasi Matrik pada Matlab
sesuai dengan tema di atas. Operasi matrik yang akan kita bahas kali adalah
mengenai Penjumlahan, Pengurangan, Perkalian dan Pembagian matrik dengan
menggunakan aplikasi Matlab. Pembahasan kali ini akan kita mulai dari yang
pertama yaitu
A. Penjumlahan (Addition) Matriks
Penjumlahan pada matriks dapat didefinisikan sebagai berikut,Misalkan diketahui matriks A dan B, kemudian kalian akan mencari nilai A+B
Anda dapat menggunakan syntax berikut
|
1
2
3
4
5
6
7
|
» A = [1 2; 3 4]; B = [5 6; 7 8];» A+B» » ans =»» 6 8» 10 12 |
B. Pengurangan (Subtraction) Matriks
Pengurangan pada matriks dapat didefinisikan sebagai berikutMisalkan diketahui matriks C dan D, kemudian anda akan mencari nilai C-D
Anda dapat menggunakan syntax berikut
|
1
2
3
4
5
6
7
|
» C = [7 29; 0 1]; D = [6 4; 11 9];» C-D» » ans =»» 1
25» -11 -8 |
C. Perkalian
(Multiplication) Matriks
Matriks dapat dilakukan operasi perkalian baik dengan skalar maupun vector1. Perkalian matrik dengan scalar
Berdasarkan definisi perkalian matriks A dengan scalar
c menghasilkan (product) cA yang disebut kelipatan scalar
(scalar multiple) matriks A.
Misalkan diketahui suatu skalar dan matriks
kemudian dihitung kelipatan skalar matriks tersebut
Anda dapat menggunakan syntax berikut
|
1
2
3
4
5
6
7
8
|
» a = 7; B = [3 6; -3 8; 0 9];» a*B» » ans =»» 21 42» -21 56» 0 63 |
Berdasarkan definisi hasil perkalian matriks A
berukuran m x r dengan matriks B berukuran r x n adalah
matriks AB berukuran m x n yang entri-entrinya ditentukan dari
hasil kali entri baris A dengan kolom B yang bersesuaian lalu dijumlahkan.
Dapat dirumuskan sebagai berikut
Misalkan diketahui matriks A dan B, yang kemudian
dihitung hasil kalinya
Anda dapat menggunakan syntax berikut untuk
menghitungnya dengan cepat
|
1
2
3
4
5
6
7
|
» A=[12 16 28; 43 78 45]; B=[72 67; 97 23; 12
45];» A*B» » ans =»» 2752 2432» 11202 6700 |
Perlu diketahui untuk mengalikan matriks A dengan
B, ukuran baris A harus sama dengan ukuran kolom B.
D. Pembagian Matriks (Array Division)
Pembagian Matriks pada MATLAB menggunakan fundamental dari aljabar linier. Sebelum ke Array Division perlu diketahui tentang· Matriks Identitas
Matriks identitas adalah matriks persegi yang
diagonal utamanya adalah 1 dan elemen lainnya adalah 0. Untuk membuat matriks
diagonal pada MATLAB dapat dilihat pada tuturial Cara Membuat Matriks dengan Menggunakan MATLAB.
Dalam konsep aljabar linier setiap matriks yang dikalikan matriks identitas
hasilnya matriks itu sendiri.
· Invers Matriks
Invers matriks A
dapat didefinisikan sebagai matriks bujursangkar B sedemikian hingga
matriks A dioperasikan A x B = B x A = I, dimana I adalah matriks Identitas.
Sedemikian B disimbolkan
dengan 
Anda dapat mencari invers suatu matriks
menggunakan syntax inv(variabel) menggunakan
MATLAB. Misalkan anda akan mencari invers matriks A yang didefinisikan sebagai
berikut
|
1
»
2
3
»
4
»
5
6
7
8
9
10
11
12
13
» |
» A=[3 5; 1 2] A =» » 3 5» 1 2»» B=inv(A)» » B =»» 2.0000 -5.0000» -1.0000 3.0000 |
· Determinan Matriks
Determinan matriks adalah fungsi khusus yang
mengasosiasikan suatu bilangan real dengan suatu matriks bujursangkar.
Determinan matriks MATLAB menggunakan fundamental aljabar liner sebagai konsep
dasarnya. Untuk menghitung determinan suatu matriks berukuran mxn anda dapat
menggunakan syntax det(variabel). Misalkan anda akan menghitung
determinan matriks E yang berukuran 5 x 5
|
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
|
» E = [1 2 3 4 5; 6 7 8 9 1; 1 2 3 3 4; 1 2 6 7
8; 1 4 7 9 8]»» E =»» 1 2 3 4 5» 6 7 8 9 1» 1 2 3 3 4» 1 2 6 7 8» 1 4 7 9 8»» det_E = det(E)»» det_E =»» 114 |
Right Division
Misalkan anda mempunyai matriks A dibagi dengan matriks B menghasilkan matriks C dapat diformulasikan sebagai berikutMisalkan diketahui
Sehingga nilai C dapat dihitung dengan syntax berikut
|
1
2
3
4
5
6
7
|
» A=[1 2; 3 4];B = [6 7; 8 9];» A/B»» ans =»» 3.5000 -2.5000» 2.5000 -1.5000 |
Left Division
Misalkan anda mempunyai matriks D dibagi dengan matriks E menghasilkan matriks F dapat diformulasikan sebagai berikutMisalkan diketahui
|
1
2
3
4
5
6
7
|
» D = [1 1; 3 2]; E=[4 5; 7 8];» D\E»» ans =»» -1 -2» 5 7» |